Mengerti dengan proses dari Tuhan.
br />
Hai sobat muda, pernah ga sih kalian merasa kuatir tentang suatu hal? Pasti pernah, bahkan mungkin sering sekali hal itu terjadi dalam diri kita.
Apa itu kuatir? Kuatir adalah hal yang berkaitan dengan perasaan dimana seseorang merasa cemas dan gelisah dengan sesuatu hal yang belum diketahui dengan pasti. Kuatir berbeda dengan rasa takut, dimana seringkali orang berkata takut saat dia tahu hal yang dia takutkan, atau lebih menegaskan tentang sesuatu yang ditakutkan. Berbeda dengan cemas ataupun kuatir, dimana perasaan menjadi campur aduk antara ya dan tidak karena belum tahu hal yang dikuatirkan atau bisa dikatakan sebuah perasaan gelisah tentang sesuatu yang tidak jelas atau belum diketahui.
Pada pembahasan kali ini saya akan membahas tentang hal kekuatiran yang berada dikalangan muda-mudi dan mungkin bisa terjadi pada orangtua.
Janganlah kuatir terhadap hidupmu
Seringkali kita merasa kuatir dengan hidup kita. Ya! Ada banyak hal yang akan terjadi dan tidak akan kita ketahui terlebih dahulu,sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa hidup kita tidak pernah luput dari rasa cemas. Hal-hal umum yang terjadi pada semua orang, baik itu orangtua,muda-mudi,anak-anak,bahkan orang-orang yang sudah berkeluarga yaitu kuatir tentang hidup. Hidup yang diberikan oleh Tuhan dan kita hanya tinggal menjalani kehidupan kita, lalu kekuatiran itu muncul, dan kita melupakan siapa yang mempunyai hidup ini,siapa yang memberikan hidup ini, dan untuk apa kita hidup?. (Matius 6:25-34) “Adakah orang yang karena kekuatirannya dapat menambah sehari dalam umurnya?. Mari kita renungkan kembali tentang hidup kita, tentang Dia yang memberi kita hidup. Akankah kita mau terus menjadi korban dari kekuatiran kita yang akhirnya membuat iman kita berkurang bahkan hilang, bisakah kita menambah sehari umur kita dengan kita menjadi kuatir? Sebaliknya dengan kuatir, dengan gelisah bahkan cemas adalah hal yang dapat memakan kesehatan atau memperpendek usia. Setuju?
Next...
Jangan kuatir dengan masa depan (sukses dan Jodoh)
Hai para muda-mudi, para pencari pekerjaan, para pencari pendamping hidup, para pencari masa depan.
Sudah dikuatkan dengan renungan firman tentang hal kekuatiran? kalo sudah berarti hal yang kedua ini bisa dijalani dengan lebih baik, karena sudah dikatakan kepada kita bahwa janganlah kita kuatir tentang hidup kita dan mari kita perhatikan burung-burung dilangit yang tidak menanam,tidak menuai tetapi selalu diberi makan oleh Bapamu yang di Sorga, begitu juga dengan bunga bakung dipadang yang tidak bekerja, tidak memintal, tetapi didandani oleh Bapamu menjadi lebih indah, jika Bapa kita memelihara dan memperindah bunga bakung yang hari ini ada dan mungkin esok akan dicabut dan dibuang kedalam api, tidakkah kita akan mendapatkan yang lebih lagi dari pada bunga bakung itu? mari kita renungkan...
Tuhan tidak akan membiarkan anaknya yang meminta mendapatkan hal yang bukan dia minta. Janganlah kita menjadi orang yang menuntut sesuatu sesuai jalan kita, mungkin kita semua pernah mengalami bahwa Tuhan memberi kita hal yang bukan kita mau, terkadang kita sering menuntut, mengungkit semua hal yang pernah kita buat untuk Tuhan tetapi Tuhan tidak memperhitungkan sehingga membuat kita menjadi tidak sabar dan putus asa. Ingatlah bahwa hal yang kita minta akan kita dapatkan, yang harus kita lakukan adalah percaya dengan iman kita yang tidak kendor terhadap kekuatiran kita. lagi-lagi kita diingatkan untuk tidak kuatir terhadap hal yang tidak kita ketahui.
“janganlah hendaklah kamu kuatir tentang apapun juga,tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:4-7).
- Jangan kamu kuatir tentang Pekerjaan
(matius 7:7-8)
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap rang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan”
Kita mempunyai Bapa yang sangat mengasihi kita, Bapa tahu yang baik untuk kita, Bapa tahu apa yang menjadi pergumulan kita sehingga apa yang kita minta pasti akan kita dapatkan.
(1 Raja-raja 2:3)
“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju”
Semua dari Tuhan baik adanya, apa yang kita dapat akan setimpal dengan apa yang kita perbuat, lakukan kewajiban kita dengan setia, terus percaya kepada Allah jangan sampai iman kita digerogoti dengan kekuatiran kita, ingatlah bahwa ketika kita mengetok pintu Bapa akan membukakan pintu bagi kita sebab itulah yang Bapa inginkan dari kita bahwa dengan melakukan kewajiban kita dengan setia, dengan tekun, dengan percaya kita akan diberi ketika kita meminta.
(Yeremia 28:11)
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari yang penuh harapan”
jadi janganlah kita menjadi kuatir tentang apapun juga, tentang apa yang akan kita makan, apa yang akan kita minum, apa yang akan kita pakai, tidakkah kita lebih berharga dimata Tuhan?.
Marilah kita terus menjadi pribadi yang menaruh harapan pada Allah kita,dan tidak terus-menerus kuatir terhadap hidup kita karena masa depan sungguh ada dan harapan tidak akan hilang.
-Jangan kamu kuatir tentang Jodoh/pendamping hidup
mencari pendamping hidup adalah hal yang banyak digumuli oleh orang-orang muda. Bukan hanya meminta untuk diberikan pendamping hidup secepatnya karena mungkin faktor usia, tetapi hal ini juga menjadi pergumulan khusus orang muda supaya Tuhan mempersiapkan pendamping yang baik untuk mereka.
Jodoh merupakan sebuah panggilan dari Tuhan, sehingga kita harus terlebih dahulu memastikan diri atau mempersiapkan diri, dengan tekun dalam doa dimana kita tidak memaksakan kehendak kita melainkan kita minta kepada Tuhan biarlah kehendak Tuhan yang jadi.
(Yakobus 4:2b-3)
“Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.”
(Matius 7:7)
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, makan pintu akan dibukakan bagimu.”
(Matius 6:33)
“Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarnnya, maka semuanya itu akan ditambahkah kepadamu.”
(Filipi 4:6)
“Janganlah hendaklah kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
(Matius 19:12)
“ Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti.”
Kita semua mempunyai masa depan yang sudah disiapkan oleh Tuhan, begitu juga dengan jodoh yang telah Tuhan siapkan untuk kita sehingga siapa yang akan menjadi pendamping kita adalah orang yang dapat menolong kita dalam mengerjakan pekerjaan. sebagaimana Tuhan memberi Hawa untuk Adam, begitu juga dengan kita yang harus tekun dan benar dalam mempersiapkan hidup kita sehingga kita dapat mengerti maksud Tuhan melalui proses yang akan terjadi dalam hidup kita.
(Kejadian 2:18)
“TUHAN Allah berfirman: Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
Ada maksud Tuhan dalam ayat diatas, bahwa proses yang Tuhan berikan adalah untuk mencari penolong kita yang sepadan dengan kita, sehingga melalui ini semua kita harus mengerti dengan proses Tuhan dalam hidup kita yang bergumul dengan mencari jodoh.
(2 korintus 6:14)
“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?”
Tentu saja jodoh kita ditangan Tuhan. Tuhanlah yang sudah lebih dahulu menentukan jodoh kita, namun dalam menjalani kehidupan kita, kitalah yang menentukan dan mencarinya.
Tuhan akan membuat kita mengerti dengan proses yang Tuhan kasih dalam mencari jodoh, Tuhan pula yang tetap setia mengingatkan kita tentang kriteria-kriteria yang harus kita gunakan dalam menentukan pendamping hidup kita. oleh karena itu kita harus terlebih dahulu mempersiapkan diri kita, memastikan bahwa ini adalah panggilan Tuhan untuk kita. Dengan tekun meminta dalam doa kepada Tuhan,meminta hikmat agar kita lebih siap dalam memilih dan menentukan siapa yang pantas menjadi pendamping kita. Karena akan ada banyak yang datang dan bagaimana cara kita memilih sesuai dengan kriteria Tuhan sehingga disini kita dapat mengerti maksud Tuhan dalam proses pencarian jodoh bahwa Tuhan memberi dengan cara berbeda dengan proses berbeda dan juga kita diberi kebebasan untuk menentukan siapa yang pantas. Itulah cara Tuhan untuk kita. Kita yang telah menyiapkan diri terlebih dahulu pasti akan mengerti maksud Tuhan sehingga pilihan dan penentuan kita secara tidak langsung adalah datang dari Allah sendiri.
oleh karena itu, kesimpulan yang dapat saya ambil dari ini semua yaitu janganlah kita kuatir dalam hidup kita, Tekun dengan kewajiban kita karena Bapa pasti memberi sesuai dengan apa yang kita minta.
“ Sebab adakah Bapamu memberi kamu ular ketika kamu meminta ikan? ataukah memberi batu ketika kamu meminta roti?.”
JanganKuatir.IkeVeronikeW/TuhanYesusBerkati
